Game berasal dari bahasa inggris yang berarti permainan . Dalam
setiap game terdapat peraturan yang berbeda - beda untuk memulai permainannya
sehingga membuat jenis game semakin bervariasi . Karena salah satu fungsi game
sebagai penghilang stress atau rasa jenuh maka hampir setiap orang senang
bermain game baik anak kecil , remaja maupun dewasa , mungkin hanya berbeda
dari jenis game yang dimainkannya saja .
Game sendiri mempunyai dampak positif dan negatif pada kehidupan
yang memainkannya . Contoh dampak positif , misalnya : sebagai penghilang stres
karena lelah bekerja seharian , mungkin bermain game tepat untuk menghilangkan
penat tersebut . Lalu bagi anak - anak sebagai media untuk menambah kecerdasan
otak dan daya tanggap , dan masih banyak lagi dampak positif yang lainnya .
Contoh dampak negatif, misalnya : karena terlalu sering bermain game lupa untuk
melakukan pekerjaan yang lainnya , sehingga membuat pekerjaan lain menjadi
tertunda . Lalu jika bermain game di komputer terlalu lama akan merusak mata ,
dan lain sebagainya .
Jenis - jenis game:
Jenis game mungkin sangat banyak dan
bervariasi , dari media untuk memainkannya yang berbeda , cara bermain , jumlah
pemain , tapi disini yang akan saya jelaskan adalah jenis game berdasarkan tipe
game yang biasanya dimainkan di handphone dan komputer .
1. Action games, biasanya meliputi tantangan fisik,
teka-teki (puzzle), balapan, dan beberapa konflik lainnya. Dapat
juga meliputi masalah ekonomi sederhana, seperti mengumpulkan benda-benda.
2. Real Time Strategy (RTS) adalah game yang melibatkan
masalah strategi, taktik, dan logika. Contoh game jenis ini adalah
Age of Empire, War Craft, dan sebagainya.
3. Role Playing Games (RPG), kebanyakan game jenis
ini melibatkan masalah taktik, logika, dan eksplorasi atau penjelajahan. Dan
juga kadang meliputi teka-teki dan masalah ekonomi karena pada game
ini biasanya melibatkan pengumpulan barang-barang rampasan dan menjualnya untuk
mendapatkan senjata yang lebih baik. Contoh dari game ini adalah Final Fantasy,
Ragnarok, Lord of The Rings, dan sebagainya.
4. Real World Simulation, meliputi permainan olahraga dan
simulasi masalah kendaraan termasuk kendaraan militer. Games ini kebanyakan
melibatkan masalah fisik dan taktik, tetapi tidak masalah eksplorasi, ekonomi
dan konseptual. Contohnya seperti adalah game Championship Manager.
5. Construction and Management, seperti game
Roller Coster Tycoon dan The Sims. Pada dasarnya adalah masalah ekonomi dan
konseptual. Game ini jarang yang melibatkan konflik dan eksplorasi, dan hampir
tidak pernah meliputi tantangan fisik.
6. Adventure games, mengutamakan masalah eksplorasi dan
pemecahan teka-teki. Namun terkadang meliputi masalah konseptual, dan tantangan
fisik namun sangat jarang.
7. Puzzle games, ditujukan untuk memecahkan suatu
masalah tertentu. Hampir semua semua tantangan disini menyangkut masalah
logika yang biasanya dibatasi oleh waktu.
8. Slide scrolling games, pada jenis game ini
karakter dapat bergerak ke samping diikuti dengan gerakan background. Contoh
game tipe seperti ini adalah Super Mario, Metal Slug, dan sebagainya.
Definisi Game Menurut Para Ahli:
Di bawah ini merupakan sebagian definisi dan pengertian dari
game menurut beberapa ahli :
1. JOHN C BECK & MITCHELL WADE
Game adalah penarik perhatian yang telah terbukti
Game adalah lingkungan pelatihan yang baik bagi dunia nyata
dalam organisasi yang menuntut pemecahan masalah secara kolaborasi
2. IVAN C. SIBERO
Game merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan dan
dinikmati para pengguna media elektronik saat ini.
3. FAUZI A
Game merupakan suatu bentuk hiburan yang seringkali dijadikan
sebagai penyegar pikiran dari rasa penat yang disebabkan oleh aktivitas
dan rutinitas kita
4. SAMUEL HENRY
Game merupakan bagian tak terpisahkan dari keseharian anak,
sedangkan sebagian orang tua menuding game sebagai penyebab nilai anak turun,
anak tak mampu bersosialisasi, dan tindakan kekerasan yang dilakukan anak
5. ANDIK SUSILO
Game adalah salah satu candu yang susah dihilangkan, bahkan ada
yang mengatakan bahwa candu game online setara dengan narkoba
6. JOHN NAISBITT
Game merupakan sistem partisipatoris dinamis karena game
memiliki tingkat penceritaan yang tidak dimiliki film
7. ALBERT EINSTEIN
Game adalah bentuk investigasi paling tinggi
8. WIJAYA ARIYANA & DENI ARIFIANTO
Game merupakan salah satu kebutuhan yang menjadi masalah besar
bagi pengguna komputer, karena untuk dapat memainkan game dengan nyaman, semua
komponen komputernya harus memiliki kualitas yang baik, terutama VGA
card-nya
Kesimpulan dari semua definisi di atas bahwa GAME merupakan
suatu alat yang sangat berpengaruh bagi kehidupan dan perkembangan tekhnologi
yang ada. Game merupakan sebagian yan gtidak terpisahkan bagi kehiidupan
seorang anak khususnya, merupakan hal yang dapat menyebabkan kecanduan kepada
orang yang memainkannya, serta dapat menjadi alat refhreshfing penghilang penat
dari segala rutinitas keseharian yang telah kita lalui.
· SEJARAH GAME
Lalu dari segi perkembangan GAME tersebut, dapat dilihat dari
perkembangan-perkembangan game dan sejarah dari game tersebut.
Video game berawal dari pengembangan tabung sinar katoda yang
terdapat dalam sistem peluru pertahanan pada akhir Perang Dunia II.
Program-program ini kemudian diadaptasi ke dalam bentuk permainan
sederhana.
Pada 1947 Thomas Toliver Goldsmith Jr dan Estle Ray Mann
menciptakan permainan simulator rudal Cathode Ray Tube Device Amusement.
Permainan ini terinspirasi dari kecanggihan radar Perang Dunia II. Inilah
game elektronik pertama yang tercatat dalam sejarah.Meski memiliki unsur
permainan, game ini tak popular. Penggunaannya terbatas untuk kepentingan
simulasi latihan militer. Tampilannya juga masih sederhana; belum berwarna dan
hanya mengeluarkan suara “tat-tit-tut”. Baru pada 1970-an game elektronik
bias dinikmati di rumah-rumah. Ralph Baer, seorang Jerman berdarah Yahudi,
mendesain video game rumahan pertama dengan prototipe bernama Brown Box. Baer
menjual idenya ke perusahaan Magnafox. Prototipe Baer kemudian dirilis ke pasar
dengan nama Magnafox Odyssey. Produk ini berisi 16 game built-in yang
dapat diganti-ganti dengan menggunakan sebuah switch. Ralph Baer
kemudian tercatat sebagai “bapak game dunia”.Popularitas video game kian
menanjak ketika pengusaha Nolan Bushnell mendesain mesin game koin (arcade)
pertama di dunia bernamacomputer space –di Indonesia
popular dengan sebutan Ding-Dong. Bushnell kemudian membuat game simulasi
ping-pong yang diberi nama Pong. Game ini laku keras di pasaran. Hampir setiap
keluarga di Amerika bermimpi bias membeli game ini. Di berbagai taman hiburan
dan kafe, Pong bahkan harus dibongkar setiap 24 jam sekali untuk mengeluarkan
koin yang berjejalan. “Selama puluhan tahun, orang Amerika lebih banyak
menghabiskan uangnya untuk sistem home video game dan di
tempat-tempat permainan Ding-Dong daripada untuk menonton film atau musik
–jumlah totalnya mencapai lebih dari sebelas milyar dolar,” tulis Roger Fidler
dalam Mediamorfosis
Belum puas dengan Pong, Bushnell meluncurkan Atari 2600, video
game pertama yang berbasis konsol, lalu Atari 7800 yang disebut-sebut sebagai
pelopor penggunaan joystick.
Tapi semua kejayaan itu tak bertahan lama. Pasar jemu. Angka
penjualan merosot. Sebagian perusahaan video game Amerika beralih ke bisnis
komputer lain atau bangkrut. Sebagian besar kaum eksekutif dan analis industri
melihat hal ini sebagai pertanda bahwa video game hanyalah sebuah keisengan.Pada
saat itulah muncul pendatang baru dari Jepang, Nintendo, yang menggebrak pasar
video game dunia dengan merilis Famicom. Konsol ini menampilkan gambar dan
animasi resolusi tinggi untuk kali pertama. Setelah mendapat sambutan hangat di
Jepang, Famicom melakukan ekspansi pasar ke Amerika. “Pada 1989, Nintendo
mengendalikan 80 persen pasar video game Amerika. Bahkan pada 1990-an, satu
dari setiap lima rumah tangga di Amerika memiliki perangkat permainan
Nintendo,” tulis Fidler.Pada tahun-tahun berikutnya, Nintendo berhasil
menikmati posisi istimewa di pasar video game. Pesaing-pesaingnya tak mampu
membendungnya. Sega sempat member perlawanan sengit melalui Sonic The Hedhog.
Sayang, perusahaan ini lebih sering kalah cepat dalam pengembangan game ketimbang
Nintendo. Penantang serius Nintendo muncul pada 1994. Sony, perusahaan
elektronik terkemuka, merilis Sony Playstation (PSX), konsol berbasis CD. PSX
terjual hingga ratusan juta unit. Sony bahkan kian merajalela melalui
PlayStation 2, yang sudah berbasis DVD. Nintendo, Sega, dan Microsoft, yang
mengeluarkan produk tergres mereka, belum mampu mengalahkannya.Tapi perang
belum berakhir. November 2005 Microsoft datang dengan Xbox 360, konsol generasi
terkini yang memanfaatkan media HD-DVD. Dengan segudang fitur istimewa, Xbox
360 menarik banyak penggemar game. Tak mau kalah, Nintendo meluncurkan
terobosannya, Nintendo Wii. Dengan inovasi pada stik kontrol mereka yang “motion
sensitive”, Nintendo kembali mengambil-alih pasar video game. Sony,
sekalipun mengeluarkan Playstation 3, sudah terlambat.
Tinggallah kini persaingan antara Microsoft dan Nintendo. Tapi
pesaing-pesaing baru akan bermunculan. Salah satunya Apple, sebuah perusahaan
notebook terkemuka yang sukses dengan iPhone dan iPod. Ada rumor mereka berencana
terjun ke industry konsol video game. Pihak Nintendo sudah mewaspadai Apple
sebagai musuh masa depan mereka.